Pembuatan Komposter Aerob dan Anaerob oleh Mahasiswa STTIND Padang

Tingginya volume sampah di area perumahan dapat disebabkan belum adanya pengelolaan dan pemisahan sampah dari masyarakat. Tidak banyak warga yang menggunakan tempat sampah yang berbeda fungsi untuk memisahkan berbagai jenis sampah. Misalnya, menggunakan tong sampah biru untuk sampah basah (organik) dan tong sampah oranye untuk sampah kering (non-organik). Masyarakat sebenarnya dapat berperan serta mengurangi efek negatif sampah dengan memisahkan sampah organik dan non-organik yang dimulai dari dalam rumah. Pengolahan sampah sebenarnya dapat dimanfaatkan untuk menciptakan sesuatu yang lebih bermanfaat. Sampah kering dapat didaur ulang menjadi berbagai macam kerajinan. Sementara itu, sampah basah dapat dimanfaatkan menjadi kompos dan pupuk cair. Mahasiswa STTIND Padang berinisiatif melakukan Pembuatan Komposter didampingi Oleh Dosen Pembimbing Yaumal Arbi.,MT