Sekilas Info
Sabtu, 15 Agu 2026
  • Diberitahukan Kepada Seluruh Mahasiswa STTIND Padang, Bahwa Kuliah Perdana Semester Genap T.A 2025/2026 dimulai pada Tanggal 30 Maret 2026.

Empat Prodi STTIND Padang Bersinergi dalam Mitigasi Bencana di Koto Panjang Ikua Koto

Diterbitkan : - Kategori : Kerjasama / Pengabdian

Padang, 15 Agustus 2026 — Sekolah Tinggi Teknologi Industri (STTIND) Padang melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) hadir di Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto (KPIK), Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, dalam rangka memberikan edukasi sekaligus langkah nyata dalam upaya mitigasi dan pengurangan risiko bencana banjir (galodo).

Kegiatan yang dilaksanakan pada 14–15 Agustus 2026 tersebut mengangkat tema “Manajemen dan Mitigasi Bencana Banjir (Galodo) di Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto”. Kegiatan ini melibatkan unsur dosen, tenaga kependidikan/staf, serta mahasiswa STTIND Padang, sebagai bentuk kolaborasi sivitas akademika dalam memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan melibatkan empat program studi di STTIND Padang, yaitu Teknik Pertambangan, Teknik Lingkungan, Teknik Industri, dan Sistem Informasi. Masing-masing program studi berkontribusi sesuai dengan bidang keilmuan dan kompetensinya.

Ketua STTIND Padang, Riko Ervil, M.T., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan bahwa keterlibatan empat program studi dalam kegiatan PkM tersebut merupakan bentuk kolaborasi keilmuan yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Dalam kegiatan pengabdian ini, empat program studi di STTIND Padang mengambil peran sesuai dengan kompetensi masing-masing. Teknik Pertambangan berperan dalam pembuatan peta area pascabencana, Teknik Lingkungan melakukan penanaman 50 batang bibit pohon surian, sedangkan Teknik Industri dan Sistem Informasi berkolaborasi dalam pemasangan jalur evakuasi dan titik kumpul di daerah terdampak,” jelasnya.

Lebih lanjut, Riko Ervil menegaskan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab dosen, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa. Keterlibatan mahasiswa diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus memberikan pengalaman dalam menerapkan ilmu yang diperoleh di lingkungan akademik secara langsung di tengah masyarakat.

Selain dosen dan mahasiswa, tenaga kependidikan atau staf STTIND Padang turut terlibat dalam mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan. Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, staf, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan kegiatan PkM yang terintegrasi dan memberikan dampak nyata.

Dalam sesi presentasi, Ketua Pelaksana PkM, Nofrohu Retongga, memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai kondisi wilayah serta daerah-daerah yang memiliki potensi kerawanan bencana di kawasan KPIK. Edukasi tersebut juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana serta mengetahui jalur evakuasi dan titik kumpul yang telah ditentukan.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Lurah Koto Panjang Ikua Koto, Bapak Doni. Ia menyampaikan rasa bangga atas kehadiran tim Pengabdian kepada Masyarakat STTIND Padang di wilayahnya.

Menurutnya, kehadiran STTIND Padang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan menghadapi risiko bencana. Ia juga menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada STTIND Padang atas perhatian dan kontribusi yang diberikan kepada masyarakat Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto.

Rangkaian kegiatan tidak hanya berfokus pada edukasi, tetapi juga menghasilkan langkah konkret di lapangan. Tim melakukan pemetaan daerah rawan banjir, pemasangan rambu jalur evakuasi dan titik kumpul, penanaman 50 batang bibit surian untuk mendukung penghijauan dan menjaga sempadan sungai, serta sosialisasi kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, STTIND Padang berharap sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat terus diperkuat, khususnya dalam membangun kesadaran, kesiapsiagaan, serta kemampuan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen STTIND Padang dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Keterlibatan dosen, staf, dan mahasiswa juga menjadi wujud semangat STTIND Padang untuk terus hadir, peduli, dan mengabdi kepada masyarakat.