*Padang, 28 Juli 2026* – Sekolah Tinggi Teknologi Industri (STTIND) Padang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi dengan menyelenggarakan *Sosialisasi Implementasi dan Pengisian Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Berbasis Outcome-Based Education (OBE) pada platform e-Campus STTIND Padang*. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen dari berbagai program studi sebagai langkah nyata dalam mewujudkan sistem pembelajaran yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan (learning outcomes) dan selaras dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi STTIND Padang dalam memperkuat transformasi pembelajaran menuju standar pendidikan tinggi yang lebih berkualitas, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, serta perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Dalam sosialisasi tersebut, para dosen mendapatkan pemahaman mendalam mengenai konsep *Outcome-Based Education (OBE)*, mulai dari penyelarasan *Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)*, penyusunan *Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)*, Sub-CPMK, strategi pembelajaran, metode asesmen, hingga implementasi pengisian RPS secara terintegrasi melalui sistem *e-Campus STTIND Padang*.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan praktik langsung penyusunan dan pengisian RPS pada sistem e-Campus sehingga setiap dosen mampu menyusun perangkat pembelajaran yang terstruktur, terukur, dan sesuai dengan prinsip constructive alignment dalam Outcome-Based Education.
Ketua STTIND Padang, *Riko Ervil, M.T., IPU., ASEAN Eng.*, menyampaikan bahwa implementasi RPS berbasis OBE merupakan bagian dari transformasi akademik yang sedang dijalankan STTIND Padang untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran sekaligus menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
“Outcome-Based Education bukan sekadar perubahan format penyusunan RPS, tetapi merupakan perubahan paradigma dalam proses pembelajaran. Setiap mata kuliah harus dirancang agar mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi, karakter, dan keterampilan yang dibutuhkan oleh dunia industri. Melalui implementasi RPS berbasis OBE pada e-Campus, kami berharap proses pembelajaran di STTIND Padang menjadi lebih efektif, terukur, adaptif, dan mampu mencetak lulusan yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar *Riko Ervil, M.T., IPU., ASEAN Eng.*
Beliau juga menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi melalui sistem *e-Campus* menjadi salah satu strategi STTIND Padang dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan pembelajaran. Dengan sistem yang terintegrasi, seluruh perangkat pembelajaran dapat terdokumentasi dengan baik, mudah dipantau, serta mendukung proses evaluasi dan penjaminan mutu akademik secara berkelanjutan.
Implementasi Outcome-Based Education tidak hanya berfokus pada penyusunan dokumen akademik, tetapi juga mendorong perubahan metode pembelajaran menjadi lebih *student-centered*, inovatif, kolaboratif, dan berbasis pemecahan masalah (*problem solving*). Melalui pendekatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, kreativitas, serta profesionalisme yang menjadi kompetensi utama lulusan di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan antusias. Para dosen aktif berdiskusi, bertukar pengalaman, serta melakukan penyelarasan RPS sesuai karakteristik masing-masing mata kuliah. Pendampingan teknis yang diberikan juga memastikan bahwa seluruh RPS yang disusun telah memenuhi prinsip-prinsip OBE sehingga dapat diimplementasikan secara optimal pada semester mendatang.
Melalui kegiatan ini, STTIND Padang kembali menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kompetensi dosen, digitalisasi sistem akademik, serta penerapan pembelajaran berbasis Outcome-Based Education. Langkah ini diharapkan semakin memperkuat posisi STTIND Padang sebagai perguruan tinggi yang unggul di bidang teknologi industri, berorientasi pada mutu, inovasi, serta mampu menghasilkan lulusan yang profesional, adaptif, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan kemajuan dunia industri.
