Sekilas Info
Jumat, 16 Okt 2026
  • Diberitahukan Kepada Seluruh Mahasiswa STTIND Padang, Bahwa Kuliah Perdana Semester Ganjil T.A 2026/2027 dimulai pada Tanggal 28 September 2026.

Tiga Mahasiswa STTIND Padang Torehkan Prestasi di PORPROV XVI Sumatera Barat 2026, Raih Dua Medali Emas dan Dua Perunggu

Diterbitkan : - Kategori : Kemahasiswaan / Tak Berkategori

PADANG – Rasa haru dan bangga menyelimuti keluarga besar Sekolah Tinggi Teknologi Industri (STTIND) Padang atas pencapaian membanggakan tiga mahasiswanya dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVI Sumatera Barat Tahun 2026. Melalui cabang olahraga panjat tebing, Hapkido, dan Floorball, ketiga mahasiswa tersebut berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya dan membawa pulang empat medali, yang terdiri atas dua medali emas dan dua medali perunggu.

Ketiga mahasiswa yang mengharumkan prestasi tersebut adalah Hesy Oktavia dan Nayla Riski Insani dari Program Studi Teknik Pertambangan, serta Malik Akbar dari Program Studi Teknik Lingkungan. Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi STTIND Padang sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki potensi besar untuk berkembang dan berprestasi di berbagai bidang, termasuk olahraga.

Prestasi paling menonjol diraih oleh Hesy Oktavia yang berhasil membawa pulang dua medali emas dari cabang olahraga panjat tebing. Mahasiswa Program Studi Teknik Pertambangan ini menempati peringkat pertama pada nomor Speed Classic Umum Putri dan Lead Tim Putri. Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian istimewa yang mencerminkan kerja keras, ketekunan, disiplin, serta semangat untuk terus memberikan kemampuan terbaik dalam setiap kompetisi.

Dua medali emas yang diraih Hesy bukan sekadar simbol kemenangan, melainkan juga gambaran dari proses panjang yang dijalani untuk mencapai hasil terbaik. Dalam olahraga panjat tebing, kemampuan fisik, konsentrasi, ketepatan mengambil keputusan, serta ketangguhan mental menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan. Keberhasilan Hesy meraih posisi tertinggi pada dua nomor pertandingan menjadi prestasi yang patut diapresiasi dan membanggakan almamater.

Kebanggaan yang sama juga dirasakan atas pencapaian Nayla Riski Insani, mahasiswa Program Studi Teknik Pertambangan STTIND Padang, yang berhasil meraih medali perunggu atau juara ketiga pada cabang olahraga Hapkido. Prestasi ini menjadi bukti semangat juang dan ketangguhan Nayla dalam menghadapi persaingan di ajang olahraga tingkat provinsi.

Hapkido menuntut kedisiplinan, penguasaan teknik, kesiapan fisik, serta kemampuan menjaga fokus dalam menghadapi lawan. Di balik keberhasilan meraih medali, terdapat perjuangan dan proses yang layak mendapatkan penghargaan. Pencapaian Nayla menjadi pengingat bahwa keberhasilan tidak selalu diukur dari medali tertinggi, tetapi juga dari keberanian untuk berkompetisi, kesungguhan menjalani proses, dan kemauan untuk terus berkembang.

Sementara itu, Malik Akbar, mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan STTIND Padang, turut menambah deretan prestasi mahasiswa dengan meraih medali perunggu atau juara ketiga pada cabang olahraga Floorball. Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri karena menunjukkan semangat dan kemampuan mahasiswa STTIND Padang dalam mengembangkan potensi di bidang olahraga.

Floorball merupakan olahraga beregu yang membutuhkan koordinasi, komunikasi, kecepatan, strategi, dan kerja sama yang baik antarpemain. Keberhasilan Malik meraih medali menjadi bagian dari perjuangan yang patut diapresiasi. Prestasi tersebut juga mengandung nilai penting tentang arti kerja sama, konsistensi, dan semangat untuk memberikan kontribusi terbaik dalam mencapai tujuan bersama.

Bagi STTIND Padang, keberhasilan Hesy, Nayla, dan Malik memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar pencapaian di podium. Prestasi ini menjadi sumber kebahagiaan sekaligus kebanggaan karena mahasiswa mampu menunjukkan bahwa proses pendidikan dan pengembangan diri dapat berjalan beriringan dengan kegiatan olahraga serta pencapaian nonakademik.

Setiap medali memiliki cerita perjuangannya sendiri. Ada waktu yang dicurahkan untuk berlatih, tantangan yang harus dihadapi, rasa lelah yang perlu dilewati, serta tekad untuk tetap bertahan ketika proses tidak selalu berjalan mudah. Karena itu, keberhasilan ketiga mahasiswa tersebut layak dirayakan bukan hanya karena hasil yang diperoleh, tetapi juga karena semangat dan kesungguhan yang mengantarkan mereka pada pencapaian tersebut.

STTIND Padang menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Hesy Oktavia, Nayla Riski Insani, dan Malik Akbar atas prestasi yang telah diraih dalam PORPROV XVI Sumatera Barat Tahun 2026. Apresiasi ini menjadi bentuk kebanggaan atas perjuangan mahasiswa sekaligus dukungan agar mereka terus mengembangkan kemampuan dan meraih pencapaian yang lebih tinggi pada masa mendatang.

Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa STTIND Padang lainnya untuk berani menggali potensi, mengikuti kegiatan positif, serta mengembangkan kemampuan sesuai minat dan bakat masing-masing. Kampus tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan akademik, tetapi juga ruang untuk membangun karakter, kedisiplinan, kepercayaan diri, dan daya juang yang bermanfaat dalam kehidupan.

Bagi keluarga besar STTIND Padang, melihat mahasiswa berhasil meraih prestasi merupakan kebahagiaan tersendiri. Kebanggaan itu tumbuh dari kesadaran bahwa setiap mahasiswa memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dan memberikan kontribusi positif melalui bidang yang ditekuni. Pencapaian Hesy, Nayla, dan Malik menjadi salah satu cerita yang memperkuat semangat untuk terus mendukung perkembangan mahasiswa secara menyeluruh.

Keberhasilan ini juga menjadi pengingat bahwa prestasi tidak selalu hadir melalui jalan yang sama. Ada yang unggul dalam kompetisi akademik, ada yang berkarya dalam kegiatan kemahasiswaan, dan ada pula yang menorehkan pencapaian melalui olahraga. Setiap jalur memiliki tantangan dan nilai tersendiri, tetapi semuanya berangkat dari kemauan untuk belajar, berusaha, dan terus memperbaiki diri.

STTIND Padang bangga atas perjuangan dan prestasi Hesy Oktavia, Nayla Riski Insani, dan Malik Akbar. Semoga pencapaian di PORPROV XVI Sumatera Barat Tahun 2026 ini menjadi motivasi untuk terus melangkah, mengukir prestasi, dan menginspirasi lebih banyak mahasiswa lainnya.

Dua medali emas dan dua medali perunggu ini bukan hanya menjadi catatan pencapaian olahraga, tetapi juga bagian dari kisah perjuangan mahasiswa yang membanggakan almamater. Semoga keberhasilan hari ini menjadi awal dari prestasi-prestasi berikutnya yang lebih gemilang, sekaligus memperkuat semangat STTIND Padang dalam mendukung mahasiswa untuk tumbuh menjadi generasi yang unggul, tangguh, dan berdaya saing.

Post Terkait